Menurut Sayyid Maliki, iblis terlaknat bukan krn tak berilmu, tp krn kurang beradab.
ngeri ya....
ada dua variabel yang saling terkait dimana ada "ILMU" dan "ADAB"
"Ilmu adalah cahaya, dan cahaya tidak diberikan kepada orang-orang yang maksiat."
Demikian lantunan syair Imam As-Syafii ra, begitulah gambaran fungsi ilmu bagi manusia, ilmu bagai lentera yang menerangi jalan gelap kehidupan manusia. Namun, dalam kenyataan banyak orang yang berilmu, tetapi sepertinya awam buta, ini terlihat dari cara berbicara, berpikir dan bertindak. Dimana letak kesalahannya, sehingga ilmu tidak memberikan manfaat bagi kehidupan..
nah,,,korelasinya dengan sistem pendidikan (sekolah) di jaman ini bagaimana...?
mulai berfikir ini...
hehe...
ada 3 konsep pendidikan yang ditawarkan Al Mukarrom Burhanuddin Al-Islam Az- Zarnuji melalui Kitab "Ta’lim al-Muta’allim Tariq at-Ta’allum" yang banyak berpengaruh :
1) Motivasi dan penghargaan yang besar terhadap ilmu pengetahuan dan ulama
2) Konsep filter terhadap ilmu pengetahuan dan ulama
3) Pendekatan-pendekatan teknis pendayagunaan potensi otak, baik dalam terapi alamiyah atau moral-psikologis.
Point-point ini semuanya disampaikan Zarnuji dalam konteks moral yang ketat. Maka, dalam banyak hal, ia tidak hanya berbicara tentang metode belajar, tetapi ia juga menguraikannya dalam bentuk-bentuk teknis. Namun walaupun demikian, bentuk-bentuk teknis pendidikan ala Zarnuji ketika dibawa ke dalam wilayah dengan basis budaya modern, terkesan canggung. Saat itulah, Ta’lim kemudian banyak dipandang secara “tidak adil” (baca: apriori), ditolak dan disudutkan. Tetapi menurut saya yang awam, yang jelas Zarnuji dalam cermin besarnya telah memberikan sebuah nuansa tentang pendidikan ideal; sebuah pendidikan yang bermuara pada pembentukan Budi Pekerti yang Luhur
#repost