Rabu, 16 Januari 2013

Lilin ke empat itu bernama HARAPAN


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEio0Afh8_ztSndsX-1XKv-4XHLB0f9bXfvtQJwU2XosXcZA4fYz8wznLo0IQfUDx7DlWCcEP9LCvly5Br0_75cSpV_s-RRs3Yczxtm8xmBSoKTypJelFrUS0CjzF_oypB26KUdijpmDIjwe/s1600/lilin+harapan.JPG

 Ada 4 lilin yang menyala,,,sedikit-demi sedikit lilin pasti meleleh
1.       Lilin pertama berkata “aku adalah Damai”. “Namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja”
2.       Yang kedua berkata “Aku adalah Iman”. “Sayang aku tak berguna lagi”. “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala” begitu selesai ia bicara….tiupan angin mematikan dirinya
3.       Lilin ketiga berkata “Aku adalah CInta”…”Tak mampu lagi aku tetap menyala”. “Manusia tak memandang dan menganggap aku berguna”. “Mereka saling membenci, bahkan membenci yang mencintainya, membenci keluarganya dan teman-temannya”. Tanpa menunggu waktu lama matilah lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu tiba – tiba masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata “eh,,apa yang terjadi? Kalian harus tetap menyala,,aku takut akan kegelapan,,,,kemudian ia menangis…”
Lalu dengan terharu Lilin ke empat berkata “jangan menangis….selama aku masih ada dan menyala kita masih bisa menyalakan ketiga lilin yang lainnya….aku adalah H A R A P A N ,,,,,,dengan mata bercsinar sang anak mengambil lilin HARAPAN tersebut dan menyalakan kembali ketiga Lilin yang lainnya…
Jadi apa yang tidak pernah mati? Ya dialah HARAPAN yang ada dalam hati kita…dan masing – masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti seorang anak tersebut dalam situasi apapun ia mampu menghidupkan kembali Cinta, Iman, dan Damai….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar