Ketika kita diajak berjalan dalam sebuah arena kehidupan untuk memaknai apa itu arti sebuah kehidupan yang mampu membuat diri kita menjadi manusia Paripurna, disaat itulah sebenarnya HIDUP yang selama ini banyak dirumuskan oleh banyak filsuf....di zaman ini kita semua diajak untuk "melek" setidaknya tentang bagaimana bunyi kentut kita atau bagaimana bau kentut kawan disamping kita...
Ya begitulah setidaknya kita diajak berjalan terus tanpa diberitahu tujuan kemana kita harus melangkahkan kedua atau hanya satu buah kaki yang merupakan Anugerah Tuhan bagi mereka yang merasa berTuhan. mungkin malam ini merupakan malam terakhirku untuk menikmati nada - nada dari lagu Daniel Sahuleka yang merupakan lagu kesayangan masyarakat "kami", atau justru malam pertama saya menikmati lagu berjudul Don't Worry milik Tony Q Rastafara...ya lagi - lagi semua itu tergantung persepsi siapa, kapan dan dimana nafas itu dikeluarkan...
Kegelapan pasti akan berakhir kepada sebuah mentari pagi yang selalu memberikan harapan bagi yang sudah bangun disaat ayam jantan masih terlelap, dan siang yang terang pasti akan menjadi gelap dikala Senja hadir menutupi sinar Matahari...begitulah sekiranya hidup....semua memiliki sistem yang sempurna yang terprogram dengan Bahasa Tuhan....
hehehehe.....
Selama ini saya telah menertawaimu...menertawai semua yang nampak lucu dihadapanku...yang kalau saya perhatikan lagi sesungguhnya saya sedang menertawai kesedihan atas kebahagiaan yang hadir..ya sebuah kesemrawutan bercampur harapan yang pasti akan bertemu dalam sebuah meja pertemuan bersamaan kepul asap rokok dan bau Kopi Ulee Kareng...dan saya yakin semua itu tidak akan berakhir begitu saja tanpa sebuah siklus yang telah dibuat blue print nya di Lauhul Mahfud...
Tidak semua kesedihan itu menyakitkan dan tidak semua kegembiraan itu menggembirakan...dan sekali saya hanya bisa mengatakan bahwa inilah yang dimaksud dengan kehidupan...masih ingatkah kawan saat Khidir mengikuti Musa....tak satupun jawaban yang diberikan secara jelas oleh Musa mengenai apa mengapa bagaimana dan siapa.....kita hanya diminta Iqra'.....Iqra'...dan Iqra' lagi....! lucu bukan.....maka tertawailah hudupmu yang hanya bisa Iqra' satu kali....
Semua percaya bahwa You will be there saat saya kembali mengadu tentang sebuah keadaan yang telah nampak hitam dan putihnya....disaat itulah dirimu hanya mengucapkan "Keep Rockin the Day" yang sampai saat ini saya belum tau apa itu makna "Rock" dalam kalimatmu...
Teman-teman...izinkan saya menyanyikan "Feel Like Teen Spirit" atau "Sidnan Nabi" agar dirimu bisa memilih dua terbaik diantara dua...dan bisa melihat bahwa Hitam tidak selalu jahat....dan Putih tidak selalu baik...sebagaimana kalian mengajariku dengan teori Postmodernisme.....dimana dalam Postmodernisme bukanlah faham tunggal sebuat teori, namun justru
menghargai teori-teori yang bertebaran dan sulit dicari titik temu yang
tunggal....sekali lagi itulah hidup....
Sobat...saya hanya menginginkan sebuah Harmoni dalam perbedaan antara "aku dan aku" serta "aku dan engkau" juga "engkau dan engkau"...dan belum memiliki korelasi dengan mereka....itulah indahnya aku dan engkau sobat.....! :-)
Fella buonanotte .... tutto sarebbe bella al suo tempo ... Lo spirito d'Onore successo!
Io ti amo ancora
Tidak ada komentar:
Posting Komentar